Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung

Area Identitas

Kode unik

4RSIPDISKERPUSBDG

Format Nama yang diakui

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung

bentuk paralel dari nama

  • Disekerpus

Format nama lainnya

Tipe

  • Lembaga Kearsipan Kabupaten/Kota

Kontak Area

 

inyoman berata Kontak Utama

Tipe

Alamat

Alamat

Lokalitas

Regional

Nama Negara

Indonesia

Kode Pos

Telepon

(0361) 4715223

Faks

Email

Catatan

Area Deskripsi

Sejarah

sejarah perkembangan Badung sebagai sebuah kerajaan dan atau wilayah pemerintahan sekarang, adalah suatu perjalanan sejarah yang panjang. Berlangsungnya hal tersebut paling tidak selama 7 abad (dari abad ke-14 sampai dengan abad ke-21). Ada tiga periode sejarah yang amat penting, yakni : Kesatuan Bali di bawah kekuasaan raja-raja Samprangan dan Gelgel, abad ke-14 sampai dengan abad 17. Masa Bali terpecah ke dalam kerajaan-kerajaan abad ke-18 sampai ke-19. Masa pemerintahan kolonial dan merdeka, abad ke 20 – 21. Dari perjalanan sejarah itu periode yang terakhir yang paling penting artinya.

Masa kemerdekaan, memberi arti perubahan besar dalam sistem politik dan nilai-nilai. Masa terakhir ini membawa Badung, bergerak ke arah perubahan status dari kerajaan ke bentuk negara demokrasi modern. Dengan sistem demokrasi yang dinamis dengan landasan Pancasila dan filosofis Bhinneka Tunggal Ika, Badung bergerak ke arah pembangunan untuk memenuhi tuntutan perkembangan zaman.

Awalnya pusat Badung terletak di Benculuk, semakin bergeser mengikuti perkembangan sejarah. Pada akhirnya abad ke-20 sampai ke-21, merupakan abad perubahan besar-besaran dalam arti sistem politik dan nilai-nilai kemasyarakatan. Lebih-lebih pembangunan pariwisata yang pesat di abad ke-20, membawa Bali, khususnya Badung bergerak cepat dalam pertumbuhannya.

Pemekaran pemerintah Badung dari satu Kabupaten menjadi dua Kabupaten/Kota (Kota Madya Denpasar dan Kabupaten Badung) pada tahun 1992, memberi makna pemenuhan tuntutan zaman. Dengan begitu, pencarian nama atau tempat ibu kota untuk Kabupaten Badung yang baru mekar adalah amat penting adanya. Dengan mengikuti perjalanan sejarah, tampaknya Mengwi merupakan titik tujuan perkembangan Badung sampai sekarang. Maka nama “Mangupura” adalah nama yang amat cocok, untuk nama ibu kota Badung yang baru.

Lebih-lebih dengan keluarnya PP No. 67. Tahun 2009 pemindahan Ibu Kota Kabupaten Badung dari wilayah kota Denpasar ke wilayah Kecamatan Mengwi. Tanggal 16 Nopember 2009, telah resmi Ibu Kota Kabupaten Badung adalah Mangupura, yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Bp. Susilo Bambang Yudhoyona. Nama Mangupura telah diremikan oleh Menteri Dalam Negeri H. Gamawan Fauzi, pada Sukra Umanis Klau, tanggal 12 Pebruari 2010.

Konteks geografis dan budaya

Mandat/ Sumber kewenangan

Struktur Administrasi

Manajemen Rekod dan Kebijakan Koleksi

Gedung

Khazanah

Finding aids, panduan, dan publikasi

Area Akses

Jam Buka

Persyaratan dan Kondisi Akses

Akses menuju lokasi

Area layanan

Layanan Penelitian

Layanan Reproduksi

Area Publik

Area Kontrol

Deskripsi Identifier

Kode unik lembaga

Aturan dan/ atau konvensi yang digunakan

Status

Level tingkat kedetailan

Tanggal untuk penciptaan, revisi, dan pemusnahan

Bahasa

Naskah

Sumber

Catatan pemeliharaan

Titik Temu

Titik Akses

  • Clipboard

Kontak Utama

ID